Keturunan Nabi SAW

Harun berkata kepada Imam Kazhim as: “Bagaimana kamu bisa mengatakan, ‘kami adalah keturunan Nabi saw, padahal Nabi saw tidak mempunyai keturunan karena keturunan hanya bisa melalui anak laki-laki bukan anak perempuan sedangkan kalian adalah keturunan dari anak perempuan Rasulullah saw?”Imam Kazhim as berkata: “Bebaskanlah aku dari menjawab pertanyaan ini”.Harun berkata: “Wahai putra Ali, katakanlah dalilmu tentang hal ini. Dan engkau wahai Musa as, pemimpin dan imam zaman mereka,-begitulah yang dikatakan kepadaku- aku tidak akan membebaskan apa-apa yang aku tanyakan padamu sampai engkau memberikan dalil dari Alquran dan kalian putra-putra Ali menyatakan bahwa tidak ada satu perkataan pun dari Alquran kecuali takwilnya di sisi kalian dan kalian berlandaskan kepada ayat ini: ما فَرَّطنا فی الکتابِ من شَیء ‘Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam kitab ini’, dan dengan ini, kalian tidak membutuhkan lagi pendapat ulama’ dan qiyas”.Imam Kazhim as berkata, “Izinkanlah saya untuk menjawabnya!”Harun berkata, “Katakanlah.”Imam as bersabda:”Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya’qub kepada Ibrahim. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebagian dari keturunan Nuh, yaitu Daud, Sulaiman, Ayub, Yusuf, Musa, dan Harun. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik (84) dan (begitu juga) Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang saleh (85)”. (QS Al-An’am:84-85)Siapa ayah Nabi Isa as?Harun berkata: “Ia tidak memiliki ayah.”Imam as berkata: “Allah swt memasukan Nabi Isa as ke dalam keturunan para Nabi walaupun hanya melalui Maryam, dan kami pun demikian, kami termasuk keturunan Nabi saw melalui bunda kami, Fatimah sa. Aku lanjutkan?”Harun berkata: “Katakanlah.”Pada saat demikian, Imam as membacakan ayat mubahalah, kemudian berkata, “Tidak seorangpun mengatakan bahwa Nabi saw saat bermubahalah dengan kaum Nasrani membawa orang lain kecuali Ali bin Abi Thalib as, Fatimah sa, Hasan, dan Husain as di bawah jubahnya. Maka maksud dari ‘anak-anak kami’ adalah Hasan dan Husain as, maksud dari ‘wanita-wanita kami’ adalah Fatimah sa dan maksud dari ‘diri-diri kami’ adalah Ali bin Abi Thalib as. Maka dari itu, Allah swt dalam ayat mubahalah menyebutkan Imam Hasan dan Imam Husain as sebagai anak Nabi saw. Ini adalah dalil yang paling jelas bahwa Ahlulbait adalah keturunan Nabi saw.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog Jalan Lurus

Hidup sebagai sumber belajar

ainsword

i write. yes, i do.

Kumpulan Tulisan Fikri

Membagikan isi pikiran tentang Islam, Teknologi, dan topik lainnya.

IKATAN ALUMNI BATA-BATA (IKABA)

رابطة خرجي معهد منبع العلوم بتابتا

TheMostBeloved

The Most Beloved

Tarbawiyah

Menebar Hidayah Islam

Peluang Bisnis Moment

Peluang Bisnis Online Terbaru 2019

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close