Idul Adha, Energi Spritualitas yang membumi dan Pengabdian tak bertepi

Oleh : SULAIMAN, ST

A. Pengantar

Memulai dari istilah. Arti kata lumayan serius nih tulisan, tapi mencoba melakukan pendekatan dengan wikipedia, kalau ada kekeliruan mohon maaf, baiknya kita memulai, Idul adha (bahasa Arab: عيد الأضحى) adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim, yang bersedia untuk mengorbankan putranya untuk Allah, kemudian sembelihan itu digantikan oleh-Nya dengan domba diirayakan oleh
Muslim di seluruh dunia, Mengandung makna memperingati peristiwa penyembelihan Nabi Isma’il oleh ayahnya, Nabi ibrahim, tanda puncaknya rangkaian ritual ibadah Haji di Mekkah di Indonesia mempunyai kekhasan pada lebaran haji yakni beberapa kegiatan seperti mengunjungi keluarga dan sanak saudara, Makan besar bersama
(seperti rendang, bakso, sate, rawon, gulai kambing, semur, nasi kebuli, nasi briyani, dan nasi goreng),Memakai pakaian yang terbaik,menggunakan parfum, memberi uang kepada anak-anak, menolong fakir miskin dengan memberikan makanan, uang, daging dan pakaian yaitu dari zakat, Menyembelih kambing, domba, sapi atau kerbau, Memberikan sepertiga daging kurban kepada teman dan tetangga,Memberikan sepertiga daging kurban kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan dimulai 10 Dzulhijjah, menjelang iduladha dan generasi milenial memiliki tradisi khas yang secara turun turun diwariskannya kegiatan pawai obor malam takbiran Idul adha, memiliki makna penguatan tradisi iduladha antar generasi yang secara kontunyu dilaksanakan dan maknai aspek spritualnya sampai pada napak tilas perjalanan ibadah kurban.

Iduladha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idulfitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan puasa bagi umat Islam

B. Energi spritualitas yang membumi

Terdapat banyak sekali dalil yang mendasari perintah berqurban. Kata qurban berasal dari bahasa Arab yaitu “qaruba-yaqrubu-qurban, qurbanan”, yang artinya dekat. (Kamus Al-Bisri,1999). Maksudnya ialah mendekatkan diri kepada Allah Swt. Adapun pengertian secara istilah qurban adalah penyembelihan hewan dalam rangka ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah Swt yang dilakukan pada waktu tertentu. Ibadah qurban disyariatkan pada tahun ketiga hijrah, sama halnya dengan zakat dan shalat hari raya. (Terjemahan Fiqih Islam wa Adillatuhu, 2011).

Perintahh berqurban disyariatkan dalam Islam dan telah disampaikan dalam beberapa ayat Al-Quran seperti dalam surat Al-Kautsar ayat 2 :

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).

Dalam surat al-Maidah ayat 27 :

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الْآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ
“Dan ceritakanlah (Muhammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kisah kedua putra Adam, ketika keduanya mempersembahkan qurban, maka (qurban) salah seorang dari mereka berdua (Habil) diterima dan yang lain (Qabil) tidak diterima. Dia (Qabil) berkata, “Sungguh, aku pasti membunuhmu!” Dia (Habil) berkata, “Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertakwa.”

Kisah lain ialah qurban yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim as dan putranya Ismail. Diceritakan dalam Al-Quran surat as-Saffat ayat 102-107 yang artinya:

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.

Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim. Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu”, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar”.

Ketulusan dan kepasrahan Nabi Ibrahim dan putranya Ismail untuk melaksanakan perintah Allah tidak diragukan. Iblis selalu berusaha untuk menggodanya, namun Ibrahim tetap kuat dan kukuh untuk melaksanakan perintah Allah walaupun hanya lewat mimpi (ru’yah shadiqah). Dengan ketabahan, ketulusan, dan tawakkal kepada Allah, ia melaksanakan perintah tersebut dengan penuh keyakinan, kepasrahan dan keikhlasan.

Imam Ahmad meriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, ia berkata, “Ketika Ibrahim as diperintahkan untuk mengurbankan anaknya, syaitan menghadangnya ditempat sa’i (berlari-lari kecil) dan ingin mendahuluinya, tetapi Ibrahim lebih dulu sampai. Kemudian Malaikat Jibril membawanya menuju Jumratul ‘Aqabah, di sini syaitan menghadang, lalu ia lempar dengan tujuh buah kerikil. Kemudian ia melanjutkan perjalanan hingga syaitan menghadang di Jumratul Wustha, ia lempar syaitan itu dengan tujuh buah kerikil”. (Shahih Tafsir Ibnu Katsir jilid 7, 2013).

Hari raya idul adha disebut juga dengan hari raya qurban. Secara bahasa “Qurban” berarti dekat, sedangkan yang dimaksud dengan qurban secara istilah adalah ritual ibadah dalam ajaran agama islam yang dilakukan dengan cara menyembelih hewan ternak dengan ketentuan yang sudah di tetapkan dalam islam. Ketahui Juga : Ayat Al-Quran Tentang Zakat

Ayat Quran Tentang Qurban, ber-qurban adalah salah satu cara kita untuk mendekatkan diri kepada allah SWT. Selain sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada tuhan, melaksanakan ibadah qurban juga merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial kita kepada masyarakat sekitar yang kurang mampu sehingga bisa menghilangkan jarak kesenjangan sosial yang biasanya terjadi di masyarakat. Apabila anda termasuk orang cukup berada, hendaknya anda melaksanakan ibadah qurban karena ini juga merupakan salah satu ibadah yang diperintahkan bagi orang yang sudah mampu. Berikut beberapa ayat quran tentang qurban yang bisa dijadikan referensi anda :

Perintah Qurban
Surat Al Kautsar Ayat 2

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.

Yang dimaksud berkorban di sini ialah menyembelih hewan Qurban dan mensyukuri nikmat Allah.

Qurban Harus Disertai Taqwa
Surat Al Hajj Ayat 37

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ كَذَلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi Ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.

Larangan Qurban Untuk Berhala
Surat Al Maidah Ayat 90

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالأنْصَابُ وَالأزْلامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

C. Pengabdian yang tak bertepi

“Dan ceritakanlah (Muhammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kisah kedua putra Adam, ketika keduanya mempersembahkan qurban, maka (qurban) salah seorang dari mereka berdua (Habil) diterima dan yang lain (Qabil) tidak diterima. Dia (Qabil) berkata, “Sungguh, aku pasti membunuhmu!” Dia (Habil) berkata, “Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertakwa.” (Al Maidah : 27)Qurban Nabi Ismail, surat Ash-Shaffat Ayat 102

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku Termasuk orang-orang yang sabar”.

Qurban Disyari’atkan Kepada Setiap Umat
Surat Al-Hajj Ayat 34

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الأنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ

dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, Maka Tuhanmu ialah Tuhan yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).

Demikianlah ayat quran tentang qurban yang terdapat dalam beberapa surat dalam kitab suci al-Quran.

Di sadur dari berbagai sumber atas bantuan mang google…

Wassalam..